jarak
nanti ketika langit tak lagi mendung
ketika jarak telah musnah
beritahukan pada langit tentang
takdir yang pernah mencatat kita
masihkah kita perlu belajar tentang cinta?
-di kota yang ribuan kilometer jauh jaraknya
dari kotamu-
surat buat murid-muridku

assalamualaikum, adik-adikku yang tersayang, yang selalu dalam ingatan. semoga kalian dalam keadaan baik dan terus bersemangat.
kalian yang penurut dan pendiam awalnya membuat saya bingung apa yang harus saya lakukan ketika berada dalam kelas. jujur, saat itu saya merasa ini benar-benar sesuatu yang tidak menyenangkan. kalian terlalu pendiam. dan saya bukanlah orang yang pandai membawa suasana yang ramai dan bersahabat. berminggu-minggu saya menjalani prosesnya, berusaha memahami, belajar menjadi guru dan teman yang baik buat kalian. perlahan saya mulai bisa mengerti, kalian pun lambat laun membuka diri. saya berusaha memposisikan diri menjadi kalian, saya dulu anak IPA, tipe kepribadian saya di waktu SMA dulu tidak jauh berbeda dengan kalian. kalian pemalu dengan orang baru, tapi saya yakin kita bisa menjadi dekat dan akrab suatu hari nanti.
saya tidak pernah ingin memaksa kalian membuat tugas, saya hanya ingin kalian disiplin dalam mata pelajaran apapun. dulu saya juga pernah merasakan menjadi kalian, dimana tugas menumpuk, berangkat sekolah pagi-pagi sekali, belajar sampai larut malam, belum lagi les ini itu sepulang sekolah. kalian pasti muak dengan semua itu, rumus-rumus yang menyayat kepala, hapalan-hapalan yang menjebol otak. tapi percayalah, kalian pasti akan merindukan saat-saat itu, saat kalian telah lulus nanti dan beranjak ke universitas. rutinitas-rutinitas itu akan membayang-bayangi kalian sampai kalian telah melaului step itu. maka nikmatilah setiap prosesnya, jangan mengeluh tugas ini tugas itu, belajarlah dengan ikhlas dan hati lapang. dengan begitu, sama sekali tak ada yang merepotkan. berjanjilah kepada diri sendiri untuk tak pernah mengeluh :) saya selalu mendoakan kalian sampai kapanpun agar kalian bisa mencapai cita-cita yang diinginkan.
saya mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan-kekurangan saya selama mengajar di kelas, saya harap kalian bisa maklum, ini pengalaman pertama bagi saya untuk mengajar di kelas dengan murid-murid sungguhan. saya tak pernah mengajar dengan murid sebanyak ini sebelumnya. ini tantangan bagi saya, apalgi saya mengajar mata pelajaran seni rupa yang notabene bukan pelajaran yang akrab buat kalian. saya mempunyai kewajiban memperkenalkan kalian dengan seni.
everyday fun

didital paint/ 2012
saya menganalogikan bahwa saya sedang me ‘make up’ diri saya sendiri.
hasilnya tak begitu buruk, tapi lucu.
DONT LET THE MIUGGLES GET YOU DOWN
apa yang harus saya katakan
apa yang harus saya rasakan
saya tak mau bersedih sebab kamu yang melupakan saya begitu hebat
kamu yang datang dengan bahagia
dan saya yang ditinggalkan dengan bahagia
sebab saya tak akan membiarkan diri saya terluka
oleh orang lain, meskipun kamu bukan orang lain
tapi saya mencintai hidup saya yang begitu berharga
saya mencintai orangtua saya yang membahagiakan saya
saya tidak akan membiarkan seorangpun menyakiti saya,
termasuk kamu
terimakasih, selamat menjalani hidupmu sendirian.
ibuku cemas

(ink on paper // 2012)
“jangan pulang larut, jangan pulang larut.”
aku bandel tak telpon rumah.
aku masih betah main, tapi bodoh tak ingat rumah.
beginilah akibatnya, ibuku cemas, ibuku kuatir.
setiap ibu pasti kuatir.
setiap anak cenderung melupakan.
maaf, janji tak akan mengulangi lagi.
maaf, jangan cemas lagi, bu…
DAN CINTAILAH IBUMU

DIGITAL PAINT | 2012
sebab karena asi, aku begini sehat. sebab kasih sayang ibu tak kenal ruang dan waktu. aku mencintai ibu. aku mencintai ibu, karena Allah. sebab Allah yang menciptakan asi, sebab Allah yang menciptakan ibu. sebab Allah juga yang menciptakan aku.
i hate television

i am hate television. i hate gossip. i hate electric cinema.
lebih baik nulis puisi drpd nonton tivi.

